Showing posts with label muslim. Show all posts
Showing posts with label muslim. Show all posts

Thursday, January 5, 2017

Adab Ketika Mendengarkan Adzan

video

5 Adab ketika mendengarkan adzan
(Sumber: Imam Ibnul Qayyim Rahimahullahu Ta'ala)

1. Mengucapkan seperti apa yg diucapkan oleh muadzin
Rasulullah Shallallahu `alaihi Wa Sallam bersabda yang artinya; "Jika kalian mendengar muadzin, maka ucapkanlah seperti apa yang diucapkan oleh muadzin..." (HR. Muslim)

2. Bersalawat kepada Nabi Muhammad Shallallahu `alaihi Wa Sallam; Allahumma sholli 'ala Muhammad atau membaca shalawat Ibrahimiyah seperti yang dibaca saat tasyahud.
Rosulullah Shallallahu `alaihi Wa Sallam bersabda yang artinya; "Kemudian bershalawatlah untukku. Karena siapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat kepadanya (memberi ampunan kepadanya) sebanyak sepuluh kali." (HR. Muslim)

3. Meminta kepada Allah untuk Rasulullah Shallallahu `alaihi Wa Sallam wasilah dan keutamaan. Sebagaimana yang disebutkan dalam hadits Jabir bin Abdillah radhiyallahu ta'ala anhu, Rasulullah Shallallahu `alaihi Wa Sallam bersabda yang artinya; "Barang siapa mengucapkan setelah mendengar adzan,

اَللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةْ
ALLAHUMMA ROBBAHAADZIHID DA’WATITTAAMMAH
Ya Allah, Rabb pemilik dakwah yang sempurna ini (dakwah tauhid),

وَالصَّلاَةِ الْقَائِمَةِ
WASH-SHOLAATIL QOOIMAH
pemilik shalat yang ditegakkan,

آتِ مُحَمَّدًا نِ الْوَسِيْلَةَ وَالْفَضِيْلَةَ
AATI MU_HAMMADAN NIL WASIILATA WAL FADLIILAH
berikanlah kepada Nabi Muhammad wasilah (kedudukan yang tinggi), dan fadilah (kedudukan lain yang mulia).

وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُوْدًا نِ الَّذِى وَعَدْتَهُ
WAB’ATSHU MAQOOMAN MA_HMUUDANIL LADZII WA ‘ADTAH
Dan bangkitkanlah beliau sehingga bisa menempati maqom (kedudukan) terpuji yang telah Engkau janjikan padanya.

Barang siapa yang mengucapkan do'a ini, maka dia akan mendapatkan syafa'atku kelak."

رواه البخاري
(الأذكار ص38)
HR. Al-Bukhori
(kitab Al-Adzkaar An-Nawawy halaman 38)

4. Membaca;
Asyhadu alla ilaha illallah wahdahu laa syarika lah wa anna muhammadan 'abduhu wa rasuluh radhitu billahi robbaa wa bi muhammadin rosulaa wa bil islami diinaa

Artinya;
Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, aku ridha Allah sebagai Rabbku, Muhammad sebagai rosul, dan Islam sebagai agama.

Sebagaimana disebutkan dalam hadits Sa'ad bin Abi Waqqash Radhiallahu Ta'ala 'anhu, Rosulullah Shallallahu `alaihi Wa Sallam bersabda yang artinya;

"Siapa yang mengucapkan setelah mendengar adzan, Asyhadu alla ilaha illallah wahdahu laa syarika lah wa anna muhammadan 'abduhu wa rasuluh radhitu billahi robbaa wa bi muhammadin rosulaa wa bil islami diinaa

barang siapa membacanya maka dosanya akan diampuni." (HR. Muslim)

5. Memanjatkan doa sesuai dengan yang diinginkan.
Dari 'Abdullah bin 'Amr Radhiallahu Ta'ala 'an, bahwa seseorang pernah berkata; "wahai Rasulullah Shallallahu `alaihi Wa Sallam sesunguhnya muadzin selalu mengungguli kami dalam pahala amalan." Rasulullah Shallallahu `alaihi Wa Sallam bersabda yang artinya; "Ucapkanlah sebagaimana disebutkan oleh muadzin tersebut. Lalu jika sudah selesai kumandang adzan, berdoalah, maka akan diijabahi (dikabulkan)." (HR. Abu Daud)

Sumber:
https://www.facebook.com/Yufid.TV/videos/1302224599851668/
https://www.youtube.com/watch?v=WoA546TM74U&feature=youtu.be
https://rumaysho.com/10008-5-amalan-ketika-mendengar-azan.html

Monday, August 25, 2014

Perempuan-perempuan Yang Berpakaian dan Berjilbab Tapi Sebetulnya Telanjang

Melalui sabdanya, Rasulullah SAW telah memberitahukan kepada kita mengenai hal ini. Rasulullah SAW bersabda:

مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا قَوْمٌ مَعَهُمْ سِيَاطٌ كَأَذْنَابِ الْبَقَرِ يَضْرِبُونَ بِهَا النَّاسَ وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيلاَتٌ مَائِلاَتٌ رُءُوسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ لاَ يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلاَ يَجِدْنَ رِيحَهَا وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ كَذَا وَكَذَا
۞رواه أحمد ومسلم في الصحيح ۞

“Ada dua golongan penduduk neraka yang belum aku melihat keduanya. Kaum yang membawa cemeti seperti ekor sapi untuk mencambuk manusia (maksudnya penguasa yang dzalim), dan perempuan-perempuan yang berpakaian tapi telanjang, cenderung kepada kemaksiatan dan membuat orang lain juga cenderung kepada kemaksiatan. Kepala-kepala mereka seperti punuk-punuk unta yang berlenggak-lenggok. Mereka tidak masuk surga dan tidak mencium bau wanginya. Padahal bau wangi surga itu tercium dari jarak perjalanan sekian dan sekian waktu (jarak jauh sekali),” (HR. Muslim dan yang lain).



Dalam hadits tersebut jelas bahwa wanita-wanita yang menggunakan punuk unta pada hijabnya termasuk golongan orang-orang yang merugi di akhirat kelak. Mereka tidak akan mencium bau surga yang sebenarnya dalam jarak yang jauh sekali pun dapat tercium. Tapi, itu memang sudah ketetapan dari Allah SWT akibat kelakuan mereka sendiri. Mereka bangga dengan apa yang mereka pertontonkan. Padahal, dari perbuatan yang seperti itulah mereka telah berbuat kesalahan yang berakibat fatal bagi dirinya.

Hal tersebut telah dijelaskan oleh Rasulullah SAW jauh sebelum hal itu terjadi. Tapi, Rasulullah memberitahukan kepada kita, bahwa salah satu tanda akhir zaman itu ialah adanya hijab punuk unta tersebut. Subhanallah, itulah kelebihan yang dimiliki oleh Nabi kita. Allah SWT telah memberi kabar akan adanya tanda akhir zaman itu melalui Nabi kita. Dan kini, apa yang disampaikan Nabi SAW itu benar adanya. Apakah mungkin akhir zaman itu telah mulai dekat? Wallahu ‘alam.

 

Jaman sekarang ini, aneka jenis hijab telah merajalela. Hanya saja, kebanyakan dari gaya berhijab ini, bertentangan dengan apa yang ada dalam aturan Islam. Salah satunya ialah berjilboob dan dengan mengadakan punuk unta pada hijabnya.

Hijab punuk unta yaitu menggunakan hijab tetapi ada tonjolan dibelakangnya seperti punuk unta. Tonjolan itu dapat berupa rambut yang digelung maupun sesuatu sebagai pengganti rambut agar terdapat tonjolan itu. Misalnya saja berupa bantal kecil yang sengaja dimasukkan agar memperindah bentuk.

Fenomena Jilboob sekarang ini memperlihatkan kepada kita bahwa penggunaan jilbab tidak hanya sebagai syariat wanita beragama Islam saja, namun lebih kepada fesyen dan keindahan menurut pandangan mata. Fesyen body fit sekarang ini membuat pakaian lebih memperlihatkan lekuk tubuh. Inilah yang disebut Perempuan-perempuan Yang Berpakaian dan Berjilbab Tapi Sebetulnya Telanjang. Lekuk tubuh bagi wanita adalah aurat yang haram dilihat oleh yang bukan mukhrimnya, sehingga wajib bagi seorang wanita baligh untuk menutupi lekuk tubuhnya agar tidak mudah dipandang orang lain.



Beberapa kalangan yang menyatakan dirinya sebagai Hijabers, biasanya kumpulan para wanita yang menggunakan Jilbab namun tetap gaya dengan fesyen. Kita akan melihat fenomena dimana kerudung penutup kepala mereka merupakan kumpulan beberapa kain yang dirancang sedemikian rupa, sehingga kadang terlihat menggumpal diatas (seperti kepala yang memiliki tumor otak kemudian ditutupi kain), sebagian lagi terlihat seperti rambut, bahkan ada yang dibentuk bagaikan seperti rangkaian bunga. Diluar penutup kepala, kita juga akan melihat beberapa pakaiannya yang terkadang body fit sesuai lekuk tubuh, sebagian yang lain memiliki sabuk atau pengikat didaerah pinggang, maka kita akan mudah melihat lekukan pinggangnya. Atau ibu-ibu muda yang menggunnakan jilbab, dengan kain yang tidak memiliki lekukan, namun bahan kainnya sangat tipis, dengan mata telanjang pun kita akan mudah melihat celana bagian dalamnya.

[caption id="" align="alignnone" width="506"]Perempuan-perempuan Yang Berpakaian dan Berjilbab Tapi Sebetulnya Telanjang Perempuan-perempuan Yang Berpakaian dan Berjilbab Tapi Sebetulnya Telanjang[/caption]

Untuk itu, kewajiban kita kepada sesama muslim ialah saling mengingatkan. Jadi, apabila kita melihat seseorang yang berhijab seperti itu, tidak ada salahnya apabila kita menegurnya. Karena, boleh jadi mereka tidak mengetahui ketentuan Allah SWT dan Rasul-Nya yang sebenarnya. Bila seseorang yang ditegur itu tidak mau mendengarkan nasihat kita, maka tidak menjadikan dosa kepada kita. Pada hakikatnya, kewajiban kita hanya mengingatkan saja, dan apabila hal itu telah dilakukan maka gugurlah kewajiban kita itu. Yang salah adalah apabila kita mendiamkan mereka tetap berada dalam kesalahannya.

[caption id="" align="alignnone" width="540"]Wahai Wanita Mengapa Engkau Mengorbankan Kehormatanmu untuk Mencari Perhatian Lelaki Wahai Wanita Mengapa Engkau Mengorbankan Kehormatanmu untuk Mencari Perhatian Lelaki[/caption]

 

Wednesday, April 30, 2014

Solar and Lunar Eclipses in Muslim Perspective

In the Name of Allah, Most Gracious, Most Merciful.



 All praise and thanks are due to Allah, and peace and blessings be upon His Messenger.



 

Dear questioner! Thank you for your question and the confidence you place in our service and we pray to Allah to enable us render this service purely for His Sake.Shalat Gerhana

In the first place, we would like to note that a Muslim looks at any cosmic event as a sign of the power and existence of Allah. A Muslim resorts to Allah in all times,specially at these times of solar and lunar eclipse when he needs His help.



Saturday, January 12, 2013

Keutamaan Mendoakan Kebaikan untuk Sesama Muslim Tanpa Sepengetahuannya

Muslimahzoen.com - Salah satu tanda eratnya persaudaraan dengan sesama muslim adalah mendoakan muslim lainnya yang tidak berada di hadapannya, atau tanpa sepengetahuannya. Saat seorang muslim mendoakan muslim lainnya yang berada jauh dari tempatnya, tanpa sepengetahuannya, dengan doa-doa yang baik, niscaya doa tersebut akan dikabulkan Allah dan doa tersebut juga akan mencakup orang yang membacanya sendiri.

عَنْ أُمِّ الدَّرْدَاءِ قَالَتْ: إِنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقُولُ: ” دَعْوَةُ الْمَرْءِ الْمُسْلِمِ لِأَخِيهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ مُسْتَجَابَةٌ، عِنْدَ رَأْسِهِ مَلَكٌ مُوَكَّلٌ كُلَّمَا دَعَا لِأَخِيهِ بِخَيْرٍ، قَالَ الْمَلَكُ الْمُوَكَّلُ بِهِ: آمِينَ وَلَكَ بِمِثْلٍ “


Dari Ummu Darda’ dan Abu Darda’ Radhiyallahu ‘anhuma bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Doa seorang muslim untuk saudaranya (muslim lainnya) yang tidak berada di hadapannya akan dikabulkan oleh Allah. Di atas kepala orang muslim yang berdoa tersebut terdapat seorang malaikat yang ditugasi menjaganya. Setiap kali orang muslim itu mendoakan kebaikan bagi saudaranya, niscaya malaikat yang menjaganya berkata, “Amin (semoga Allah mengabulkan) dan bagimu hal yang serupa.” (HR. Muslim no. 2733, Abu Daud no. 1534, Ibnu Majah no.  2895 dan Ahmad no. 21708)

Hadits ini merupakan sebuah modal berharga bagi kita untuk banyak mendoakan kebaikan bagi saudara-saudara muslim lainnya. Selain mendapatkan pahala mendoakan mereka, kita juga akan mendapatkan kebaikan dari doa yang kita panjatkan tersebut. Mendoakan kebaikan untuk sesama muslim sama halnya dengan mendoakan kebaikan untuk diri kita sendiri, sebagaimana dijelaskan di akhir hadits di atas. Malaikat mengamini doa kita dan Rasulullah Shallallahu ‘alahi wa sallam menjamin bahwa Allah Ta’ala akan mengabulkannya.

Sumber: arrahmah.com

(zafaran/muslimahzone.com)

 

 

Keutamaan Mendoakan Kebaikan untuk Sesama Muslim Tanpa Sepengetahuannya

www.stisitelkom.ac.id www.di.stisitelkom.ac.id www.ktm.stisitelkom.ac.id
www.dkv.stisitelkom.ac.id www.dp.stisitelkom.ac.id www.srm.stisitelkom.ac.id
www.blog.stisitelkom.ac.id www.multimedia.stisitelkom.ac.id
www.elearning.stisitelkom.ac.id www.library.stisitelkom.ac.id
www.repository.stisitelkom.ac.id www.cloudbox.stisitelkom.ac.id
www.digilib.stisitelkom.ac.id www.mirror.stisitelkom.ac.id
www.sisfo.stisitelkom.ac.id www.hilfan.blog.stisitelkom.ac.id
www.telkomuniversity.ac.id
www.kuningmas-autocare.co.id www.usnadibrata.co.id www.askaf.co.id www.hilfans.wordpress.com www.hilfan-s.blogspot.com

Keutamaan Mendoakan Kebaikan untuk Sesama Muslim Tanpa Sepengetahuannya

Muslimahzoen.com - Salah satu tanda eratnya persaudaraan dengan sesama muslim adalah mendoakan muslim lainnya yang tidak berada di hadapannya, atau tanpa sepengetahuannya. Saat seorang muslim mendoakan muslim lainnya yang berada jauh dari tempatnya, tanpa sepengetahuannya, dengan doa-doa yang baik, niscaya doa tersebut akan dikabulkan Allah dan doa tersebut juga akan mencakup orang yang membacanya sendiri.

عَنْ أُمِّ الدَّرْدَاءِ قَالَتْ: إِنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقُولُ: ” دَعْوَةُ الْمَرْءِ الْمُسْلِمِ لِأَخِيهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ مُسْتَجَابَةٌ، عِنْدَ رَأْسِهِ مَلَكٌ مُوَكَّلٌ كُلَّمَا دَعَا لِأَخِيهِ بِخَيْرٍ، قَالَ الْمَلَكُ الْمُوَكَّلُ بِهِ: آمِينَ وَلَكَ بِمِثْلٍ “


Dari Ummu Darda’ dan Abu Darda’ Radhiyallahu ‘anhuma bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Doa seorang muslim untuk saudaranya (muslim lainnya) yang tidak berada di hadapannya akan dikabulkan oleh Allah. Di atas kepala orang muslim yang berdoa tersebut terdapat seorang malaikat yang ditugasi menjaganya. Setiap kali orang muslim itu mendoakan kebaikan bagi saudaranya, niscaya malaikat yang menjaganya berkata, “Amin (semoga Allah mengabulkan) dan bagimu hal yang serupa.” (HR. Muslim no. 2733, Abu Daud no. 1534, Ibnu Majah no.  2895 dan Ahmad no. 21708)

Hadits ini merupakan sebuah modal berharga bagi kita untuk banyak mendoakan kebaikan bagi saudara-saudara muslim lainnya. Selain mendapatkan pahala mendoakan mereka, kita juga akan mendapatkan kebaikan dari doa yang kita panjatkan tersebut. Mendoakan kebaikan untuk sesama muslim sama halnya dengan mendoakan kebaikan untuk diri kita sendiri, sebagaimana dijelaskan di akhir hadits di atas. Malaikat mengamini doa kita dan Rasulullah Shallallahu ‘alahi wa sallam menjamin bahwa Allah Ta’ala akan mengabulkannya.

Sumber: arrahmah.com

(zafaran/muslimahzone.com)

 

 

Keutamaan Mendoakan Kebaikan untuk Sesama Muslim Tanpa Sepengetahuannya

www.stisitelkom.ac.id www.di.stisitelkom.ac.id www.ktm.stisitelkom.ac.id
www.dkv.stisitelkom.ac.id www.dp.stisitelkom.ac.id www.srm.stisitelkom.ac.id
www.blog.stisitelkom.ac.id www.multimedia.stisitelkom.ac.id
www.elearning.stisitelkom.ac.id www.library.stisitelkom.ac.id
www.repository.stisitelkom.ac.id www.cloudbox.stisitelkom.ac.id
www.digilib.stisitelkom.ac.id www.mirror.stisitelkom.ac.id
www.sisfo.stisitelkom.ac.id www.hilfan.blog.stisitelkom.ac.id
www.telkomuniversity.ac.id
www.kuningmas-autocare.co.id www.usnadibrata.co.id www.askaf.co.id www.hilfans.wordpress.com www.hilfan-s.blogspot.com