Showing posts with label software. Show all posts
Showing posts with label software. Show all posts

Friday, August 29, 2014

OpenSourceCMS.com Web Bagi Pengguna CMS Opensource



OpenSourceCMS.com adalah web yang berisi semua hal yang berkaitan dengan Open Source CMS, dalam web ini kita diberikan kesempatan untuk "mencoba" sebagian besar Open Source CMS secara langsung tanpa perantara atau embel-embel pihak ketiga.

Jangan ragu untuk mengunjungi situs tersebut dan mencoba sepenuhnya melalui konfigurasi demo standar, jika anda tertarik, anda dapat melakukan penilaian atau sekedar berkomentar pada setiap software yang ditawarkan, atau mungkin setelahnya anda dapat membantu orang lain untuk membuat pilihan CMS mana yang paling cocok.


New Release: BlackCat CMS v1.0.4


Story added: August 27 2014 05:18 pm  /  Posted By: The development team



The new release is a maintenance release for BlackCat CMS v1.0. It fixes a security vulnerability reported by htbrigde.com (HTB23228), so we highly recommend to upgrade soon. Some more fixes are also included.

Download options: Full installation, Upgrade (only changed files)

For full installation, please download our Bundle (contains the CMS itself, CKEditor WYSIWYG editor, Swift Mailer library for mailing), or create your own bundle from a list of available addons.

Visit our download page

For more details, please visit our GitHub project at https://github.com/webbird/BlackCatCMS...


Wednesday, February 19, 2014

Software Open Source Bisa Hemat Miliaran Rupiah

Sejumlah perusahaan mampu menghemat hingga miliaran rupiah dengan menggunakan software open source (OS), perangkat lunak yang dalam penggunaannya tidak dikenakan biaya lisensi maupun royalti oleh pengembangnya.

"Dengan OS, kita bisa menghemat 500 dollar AS untuk tiap terminal Personal Computer (PC) yang menjalankan fungsi office," kata pemilik perusahaan penerbitan dan percetakan Dian Rakyat Group, Mario Alisjahbana, dalam Seminar Nasional "Pengguna Open Source Software dan IGOS Center" di Jakarta, Rabu.

Sedangkan untuk tiap PC workstation untuk fungsi grafis bisa dihemat 1.500-3.000 dollar AS, ujar putra Sutan Takdir Alisjahbana itu.

"Bayangkan jika sebuah perusahaan mempunyai 300 komputer, berapa bisa dihemat? Apa lagi biaya itu harus dikeluarkan hampir tiap tahun karena selalu ada upgrade, seperti misalnya dari Windows Vista ke Windows7," katanya.

Sebagai perusahaan penerbitan dan percetakan, ujarnya, software yang dibutuhkan adalah sistem operasi, manajemen dan akuntansi, pengolahan teks, pengolahan foto dan gambar serta software desain dan pracetak.

Ia juga membantah pernyataan bahwa software OS masih terbatas dan mutunya lebih rendah dari software berlisensi (proprietari).

Pihaknya, lanjut dia, menggunakan software open source pengolah foto Gimp yang sekelas dengan Adobe Photoshop demikian pula dengan software pengolah gambar, desain, serta pengatur tata letak yang juga berbasis OS.

Sementara itu, Kepala Divisi Information Technology Samudra Indonesia Group Denny Ganjar mengatakan, dengan menggunakan software open source pihaknya bisa menghemat biaya pembelian software sampai Rp6 miliar.

"Menghemat sampai Rp6 miliar dengan kemampuan yang sama saja dengan kalau kita menggunakan software proprietari yang total biayanya sampai Rp18 miliar," katanya dengan bangga telah sukses bermigrasi ke OS.

Sedangkan Asisten Deputi Urusan Pengembangan dan Pemanfaatan Teknologi Informasi Kementerian Ristek Kemal Prihatman mengatakan, Surat Edaran telah dikeluarkan kementerian PAN pada Maret 2009 tentang penggunaan software OS untuk menggantikan software ilegal, dan harus sudah diimplementasi seluruhnya pada 2011.

"Sejak keluar SE itu mulai banyak instansi pemerintah yang aktif mencari tahu tentang software OS. Sudah ada sekitar 60-an pemkot/pemkab yang datang kepada kami mencari tahu dan meminta penjelasan bagaimana bermigrasi ke OS, belum termasuk yang mendatangi Depkominfo," katanya.

Ia mencontohkan Pemkot Surabaya yang mengajukan diri untuk bermigrasi. "Mereka akan mulai dengan sosialisasi, pelatihan, membuat lingkungan mendukung, baru kemudian bermigrasi. Prosesnya bertahap," katanya. Software Open Source Bisa Hemat Miliaran Rupiah.

disadur dari : www.poss.unnes.ac.id/2008/node/16

Tuesday, February 18, 2014

FOSS Online Library Aplication

FOSS Online Library Aplication buatan Indonesia diseponsori oleh Pusat Informasi dan Humas Depdiknas RI diberi nama SENAYAN dan disingkat SLIMS.

SENAYAN adalah aplikasi open source berbasis web untuk keperluan automasi perpustakaan. SENAYAN dikembangkan di atas bahasa pemrograman web paling populer saat ini yaitu PHP 5 dan RDBMS MySQL 5 untuk backend penyimpanan data-nya.

FOSS Online Library Aplication SENAYAN dikembangkan oleh pertama kali 2 orang pustakawan yaitu Hendro Wicaksono sebagai Lead Developer dan Application Designer dan juga Arie Nugraha sebagai Main Programmer dan Application Designer, menyusul rekan-rekan dari komunitas yang juga membantu mengembangkan seperti Purwoko dan Arif Syamsudin yang menulis dokumentasi secara lengkap.

FOSS Online Library Aplication SENAYAN pada awalnya dikembangkan untuk menggantikan aplikasi Alice yang proprietary di lingkungan Perpustakaan Depdiknas dan sekaligus di Open Source-kan di bawah lisensi GPL versi 3 agar semua perpustakaan di Indonesia dapat menggunakannya dengan bebas. SENAYAN diproduksi oleh Pusat Informasi dan Humas Depdiknas RI dan saat ini juga sudah mulai banyak digunakan oleh institusi Perpustakaan lain di bawah Depdiknas seperti Pusat Bahasa.

Sebagai sebuah aplikasi automasi ter-integrasi SENAYAN memiliki fitur2 berikut ini :
1. Online Public Access Catalog
2. Manajemen Bibliographic Database
3. Sirkulasi Koleksi
4. Keanggotaan.
5. Stock Taking
6. Reporting
7. Pembuatan Barcode koleksi
8. Konfigurasi Sistem
9. Multi Bahasa untuk User Interface

Untuk User Interface (Antar Muka) SENAYAN juga dikembangkan di atas standar XHTML 1.0, CSS2 dan juga library Prototype untuk penerapan AJAX dan DHTML lainnya.

SENAYAN dapat diunduh di website resmi-nya di www.slims.web.id dan bagi mereka yang ingin ikut membantu mengembangkan dapat memulainya dengan menggunakan, mencoba dan melaporkan bugs di sistem bugs report SENAYAN di www.slims.web.id/bugsreport2

FOSS Online Library Aplication

FOSS Online Library Aplication buatan Indonesia diseponsori oleh Pusat Informasi dan Humas Depdiknas RI diberi nama SENAYAN dan disingkat SLIMS.

SENAYAN adalah aplikasi open source berbasis web untuk keperluan automasi perpustakaan. SENAYAN dikembangkan di atas bahasa pemrograman web paling populer saat ini yaitu PHP 5 dan RDBMS MySQL 5 untuk backend penyimpanan data-nya.

FOSS Online Library Aplication SENAYAN dikembangkan oleh pertama kali 2 orang pustakawan yaitu Hendro Wicaksono sebagai Lead Developer dan Application Designer dan juga Arie Nugraha sebagai Main Programmer dan Application Designer, menyusul rekan-rekan dari komunitas yang juga membantu mengembangkan seperti Purwoko dan Arif Syamsudin yang menulis dokumentasi secara lengkap.

FOSS Online Library Aplication SENAYAN pada awalnya dikembangkan untuk menggantikan aplikasi Alice yang proprietary di lingkungan Perpustakaan Depdiknas dan sekaligus di Open Source-kan di bawah lisensi GPL versi 3 agar semua perpustakaan di Indonesia dapat menggunakannya dengan bebas. SENAYAN diproduksi oleh Pusat Informasi dan Humas Depdiknas RI dan saat ini juga sudah mulai banyak digunakan oleh institusi Perpustakaan lain di bawah Depdiknas seperti Pusat Bahasa.

Sebagai sebuah aplikasi automasi ter-integrasi SENAYAN memiliki fitur2 berikut ini :
1. Online Public Access Catalog
2. Manajemen Bibliographic Database
3. Sirkulasi Koleksi
4. Keanggotaan.
5. Stock Taking
6. Reporting
7. Pembuatan Barcode koleksi
8. Konfigurasi Sistem
9. Multi Bahasa untuk User Interface

Untuk User Interface (Antar Muka) SENAYAN juga dikembangkan di atas standar XHTML 1.0, CSS2 dan juga library Prototype untuk penerapan AJAX dan DHTML lainnya.

SENAYAN dapat diunduh di website resmi-nya di www.slims.web.id dan bagi mereka yang ingin ikut membantu mengembangkan dapat memulainya dengan menggunakan, mencoba dan melaporkan bugs di sistem bugs report SENAYAN di www.slims.web.id/bugsreport2

Monday, October 29, 2012

Project Management Software Web Based

I’m looking for a free and possibly open source web-based, project management software solutionStorychasers can run on our own server with a mySQL database backend, to coordinate the assorted details associated with Celebrate Oklahoma Voices 2.5 day digital storytelling workshops. The solution I’m looking or is web-based / cross-platform, permits project “templates” to be created and shared with multiple users, and has a shallow learning curve. I need to implement this ASAP. I’d love any input or suggestions you have on this need.

Can't Chew Gum
Creative Commons License photo credit: OctopusHat

FREE / OPEN SOURCE OPTIONS (not expiring demos)

WikiPedia has a helpful comparative matrix of project management solution options, and includes 7 open source choices which appear to meet our requirements:

  1. dotProject

  2. TaskJuggler

  3. Collabtive

  4. Endeavour

  5. KForge

  6. project-Open

  7. Redmine


Some of the options currently listed on the WikiPedia matrix (like Project.net) are being run by companies and given away free, but commercial support plans for enterprise users. I left those off my shortlist above. I also did not include options like OpenProjGanttProject and Open Workbench, because they are strictly desktop-client programs and not server/web based. Some of the options listed on WikiPedia, like eGroupWare, falsely indicate they are open source when they are NOT and are strictly commercial.

Comparison of project management software - Wikipedia, the free encyclopedia

This demonstrates how WikiPedia IS and CAN BE an extremely valuable tool for research, but as with any information source it needs to be corroborated with additional research and investigation. As an aside, we NEED to help classroom teachers, librarians, and administrators understand this. Too many educators today completely dismiss WikiPedia as a research tool, when it CAN and SHOULD be utilized appropriately to meet academic as well as professional research needs.

dotProject and TaskJuggler are both open source, server-based project management solutions I’ve encountered previously and saved to my Project Management social bookmarks. It looks like dotProject has a shallower learning curve, but I’m not positive. If you have experiences, positive or negative, with either solution I’d love to hear about them. Of the other options I included in the list above, Collabtive and Endeavour are the ones which look most promising in addition to dotProject at this point.

TRIAL / COMMERCIAL OPTIONS

ZoHo Projects doesn’t offer any project template features in its free version, and currently starts at $12 per month US. It can integrate with Google Docs, but we’re really looking for something free to use. In the past I’ve used Basecamp with several projects, and had pretty good experiences with it, but its free plan only permits 1 project and commercial pricing starts at $24 US per month. We need a solution which supports unlimited projects and ideally an unlimited number of project templates.

Manymoon looks like a great commercial collaboration / project management option with its Google App integration, and their free solution is pretty robust with unlimited projects permitted. TheManymoon pricing comparison shows the breakdown of features. “Time tracking” and “Email to Task” are features you have to pay for to use. Their “team” solution offers a lot of reporting options that would be handy. I’m NOT sure how Manymoon’s project templates compare to those by commercial project management solutions like BasecampDeskawayWrike or Comindwork. On April 28, 2010, Manymoon announced their support of templates and custom task status functionality, so these are pretty new features for them. Of course MS Project is available and may offer some web-based functionality, but I’ve generally found enterprise solutions like this from Microsoft aren’t very Mac/Apple friendly and generally offer more features for Windows clients than others. That’s something we can’t accept.

Based on my cursory research, Manymoon looks very promising, especially with its Google Docs/Apps integration. It would be simpler to use their hosted solution rather than installing, configuring and maintaining our own open source solution. At most, we’d pay $180 per year to use their full version.

I’d like to go with an open source/free solution for this Storychaser need because my own learning about it would be more applicable for schools/educators which/who don’t have extra money to pay for project management solutions. I continue to believe our students and educators need to use web-based tools (like project management solutions) to effectively implement PBL. I wrote about this in my April 2008 post, “Tools for facilitating PBL?” Telecommmunting and working from home is an option for more and more people, and we HAVE to help students in our schools learn to work more independently with collaborative groups, meet project deadlines, and provide “deliverables” according to announced specifications. Even if federal employees still are constrained in their abilities to work from home (see the 7 May 2010 Washington Post article, “Bill to expand federal workers’ telecommuting options falls short in House“) that is not true in the private sector for many organizations and companies. Whether Storychasers opts to try Manymoon or a another project management solution, I’m sure the knowledge gained will be instructive, and I’ll definitely continue to share my learning journey on this here.

 

Sumber: http://www.speedofcreativity.org/2010/05/17/web-based-open-source-project-management-software-options/

Tuesday, October 2, 2012

Perkembangan Program Aplikasi Multimedia

Digital Illustration dan Design
Tidak lama setelah PageMaker, software ilustrasi berbasis vektor yang pertama kali muncul adalah Adobe Illustrator dan menjadi standar industri di seluruh dunia. Uniknya, di Jakarta perusahaan-perusahaan periklanan menggunakan Freehand yang dulunya adalah milik Aldus saat ini telah diambil alih oleh Macromedia. Di seluruh kota besar lain, tingkat pemakaian CorelDraw terbukti sangat tinggi di kalangan industri cetak. Banyak perusahaan memiliki software CorelDraw original karena tersedia bundel yang sarat clip art. Meskipun demikian, hingga saat ini CorelDraw masih sering menghadapi kendala teknis saat cetak dan banyak perusahaan pracetak memilih menggunakan InDesign dan Illustrator.

  • Digital Imaging


Tidak diragukan lagi, Photoshop adalah salah satu software terpopuler yang pernah ada. Semua kebutuhan komputer grafis sedikit banyak memanfaatkan Photoshop di dalam proses manipulasi citra, seperti desain grafis, periklanan, animasi, multimedia, video, dll. Versi terakhir dariPhotoshop sarat dengan fungsi fotografi digital yang belakangan menjadi trend dunia. Photoshop saat ini dibundel dengan ImageReady yang ditargetkan untuk aplikasi web, tetapi software ini masih belum mampu menyaingi Fireworks dari Macromedia. ImageReady adalah software berbasisraster/bitmap, sedang Fireworks merupakan kombinasi software bitmap dan vektor sehingga sangat fleksibel untuk kebutuhan rancang elemen situs. Bagi para pemakai yang concern dengan masalah copyright, tersedia software Paint Shop Pro dan Gimp dengan fitur-fitur yang relatif bagus dan menyerupai Photoshop.

  • Multimedia


Pada dekade 90-an, perkembangan CD-ROM memicu industri multimedia interaktif yang menggunakan software Macromedia Director. Di sini semua elemen multimedia seperti suara, gambar, video, animasi dan proses interaktifitas digabungkan. Belakangan Director memiliki fungsi untuk 3D interaktif dan membuat menu DVD.
Sofware multimedia paling populer saat ini adalah Flash yang awalnya dirancang sebagai software animasi kartun berbasis vektor yang memungkinkan distribusi animasi dengan ukuran relatif kecil. Flash dilengkapi dengan fungsi Actionscript yang menggunakan sintaks seperti Javascript memberikan kontrol yang sangat fleksibel.Flash adalah software client side, di mana saat file diakses, server mengirimkan source file dan animasi serta interaktifitasdilakukan oleh komputer browser. Ini sangat berbeda dengan Director yang melakukan hal ini di server.
Perkembangan terakhir dari Flash adalah diperkuatnya integrasi dengan database sehingga memungkinkan membuat situs yang dynamic. Selain itu juga dikembangkan fitur Flash untuk kebutuhan mobile device seperti pocket PC.

  • Web Design


Integrasi Macromedia Dreamweaver dengan Fireworks dan Flash menjadi solusi desain situs yang sangat populer. Dreamweaver memberikan fiturbaik bagi para desainer maupun developer. Software lain yang cukup banyak digunakan adalah Microsoft Frontpage.

  • Digital Video dan Visual Effects


Di kalangan semi professional, Adobe Premiere Pro adalah software editing video yang banyak digunakan. Sedang di kalangan para hobbyist, UleadMedia Studio cukup banyak dimanfaatkan. Sayangnya Premiere Pro tidak tersedia di komputer Macintosh di mana saat ini terdapat Final Cut Pro yang bahkan telah digunakan untuk penyuntingan film unggulan Oscar – Cold Mountain (sutradara Anthony Minghella).
Adobe After Effects yang terintegrasi baik dengan Premiere merupakan standar industri untuk aplikasi motion graphic dan visual effects. Seluruh industri film, video dan televisi menggunakan After Effects untuk membuat animasi bumper antar acara dan membuat efek-efek film sinegron yang belakangan ini sering menghiasi layar kaca.
Kini juga mulai hadir software DVD seperti Ulead DVD, Adobe Encore DVD dan Apple DVD Studio Pro atau iDVD.

Film animasi dan efek yang belakangan marak hanya bisa diwujudkan berkat dukungan software-software animasi. Di dunia film software terpopuleradalah Alias Maya, di dunia game adalah Discreet 3DS Max dan di layar kaca adalah Lightwave. Dari sisi popularitas, 3DS Max adalah yang paling banyak dipakai sehingga sangat resource yang tersedia sangat banyak. Maya merupakan software yang sangat powerful untuk character animation dan sesuai untuk siklus produksi yang besar. Sedang Lightwave yang relatif lebih ringan sesuai untuk animator yang bekerja.

  • Digital Audio


Salah satu software yang populer adalah CoolEdit yang kini diakuisisi oleh Adobe dan diberi nama Adobe Audition. Di kalangan praktisi, softwareProtools masih tetap menjadi pilihan utama.

Kesimpulan
Demikian banyaknya software grafis tentunya memberikan kemudahan tetapi sekaligus membingungkan. Kunci mempelajarinya adalah memilih bidang yang kita minati dan berkonsentrasi. Setelah kita cukup menguasai, baru pindah ke bidang lain.
Sebaiknya dipilih software-software mainstream sehingga kita bisa yakin bahwa software tersebut kontinyuitasnya terjaga, di alam industri desktoppublishing dan digital video, Adobe adalah leader, di bidang web dan multimedia dikuasai oleh Macromedia dan di 3d animation, Discreet paling banyak penggunanya.

 

Sumber: Email from annetea
Perkembangan Program Aplikasi Multimedia

Friday, August 17, 2012

Graphics Software Online

Joe Vains

toucanEveryone obviously knows that the monsters of the graphics are Photoshop & Illustrator. Except that everyone, not 2000 dollars to spend (invest) in CS4 at Adobe. What are we left there, then? On the one hand, many free software are proven and can claim to be competitive with giants. There is first of all Gimp , which is similar to Photoshop. While there is little or multi-layer management, image adjustments, filters ... As for Illustrator, we Inkscape , free and also almost equivalent.

That's for free. But then ... Recently, a new trend: the applications and online storage . No need to install anything on your PC, if not a good browser. All the applications you need to create are available online, free, powerful and ... Whether to retouch or manipulate files, work with vector files, choose complementary colors in order to create a visual identity ... In short, here is the list (not exhaustive) apps that will reconcile with your bank ...

 

Splashup
First, in the field of image editing, excellent Splashup (former Fauxto) arises as a leader. A Photoshop-like done in Flash. Everything is almost. The interface is "modeled" (I love my humor ...) on the master in the field, we find the Layers palettes organized the same way. The ability to add effects to these layers by clicking in the bottom of the palette. In short, it's the same level ergonomics. There is a little less choice.Otherwise, there is also the possibility to apply filters, the minimum is present but it is quite the road ... Also, you can easily work with files from Flickr, Facebook, Picasa ... 
To get there, you will need Register (free, of course) to have an account in your name.
slashup

AVIARY.COM
In terms of imaging software, Aviary.com offers an online suite squarely bringing sweet bird names:Raven , Phoenix , Toucan and Peacock . 
First, you must create an account to access the full suite ... 
Then, once your account is created, you will have access, first to an image editor, Phoenix , unless pushed maybe Splashup, but fast and effective for minor corrections. 
Second, a vector graphics editor, Raven , who in the absence of competitors worthy of the name, you will create beautiful vector illustrations. 
Third, Peacock , a "visual laboratory", which will give you the ability to add effects and special effects to your image files surprising. 
Finally, Toucan , a utility to find complementary colors in order to create a logo or a charter, for example.
phoenix1raventoucanpeacock1

Exactly ... choose colors, this is one of the most important phases. 
For that there are also dedicated online applications.

Adobe Kuler
This is the best known, you probably understand why ... Kuler allows you to determine consistent colors, depending on the work you have to do. Then you can export your chart ASE format (compatible with Illustrator, InDesign, Photoshop), or even share it online with other members of Adobe Kuler. free registration is required.

kuler

COLORJACK.COM
In the same vein, ColorJack is an excellent application on-line and free, also. Little more for Macintosh users, a widget can be placed in the dashboard, to access a port offline application. You can, similarly, export your swatches for most graphics applications.
colorjack


 

Graphics Software Online

 

Sumber : http://url.stisitelkom.ac.id/35555