Racun Hiburan Media Televisi Indonesia
Melihat fenomena acara "hiburan" di pertelivisian Indonesia, kita akan melihat kesamaan isi acara, yang kesemuanya sebetulnya tidak ada nilai pendidikan atau hikmah yang bisa diperoleh, terlebih lagi nilai-nilai Pancasila maupun norma-norma agama ataupun kesusilaan. Jika melihat kondisi rumah, kebetulan saya adalah lelaki (cuma ada dirumah pagi sekali dan setelah magrib), maka konsumen acara televisi tersebut kebanyakan adalah anak-anak dan ibu-ibu (ibu rumah tangga) dari pagi hingga malam. Secara tidak langsung Indonesia dimasa depan bisa diprediksi, generasi muda seperti apa yang akan kita peroleh. Dari kecil anak-anak kita disuguhkan acara yang isinya bercandaan yang bersifat menyudutkan orang, omongan sarkasme yang kasar dan menghina. Ibu-ibu rumah tangga dibuay dengan alur sinetron dengan isi cerita yang berisi perebutan harta, anak hilang, selingkuhan, bentrokan tetangga atau saudara, percintaan yang tidak halal, dan lain sebagainya.