Ketika Jepang Kembali ke Uang Tunai: Mengapa Cashless Justru Bisa Membuat Harga Lebih Mahal
Dari supermarket hingga museum, Jepang menantang narasi global pembayaran digital demi melindungi konsumen dari inflasi. Paradoks di Negeri Teknologi Jepang selama ini dikenal sebagai negara berteknologi tinggi, rumah bagi inovasi robotik, semikonduktor, dan sistem transportasi paling presisi di dunia. Namun di tengah kampanye nasional menuju cashless society , sebuah fenomena menarik justru muncul: banyak toko di Jepang kembali ke pembayaran tunai (cash-only) . Supermarket, restoran kecil, toko keluarga, bahkan museum, mulai menolak kartu kredit dan pembayaran digital. Alasannya bukan nostalgia atau ketertinggalan teknologi, melainkan strategi bertahan hidup di tengah inflasi . Beberapa pelaku usaha melaporkan penghematan hingga 20 juta yen per tahun setelah menghentikan pembayaran non-tunai. Dana yang sebelumnya “hilang” sebagai biaya transaksi kini dialihkan langsung untuk menekan harga barang . Fenomena ini membuka diskusi penting: Apakah sistem cashless selalu menguntungkan konsu...