Praktik Tabarruk Di Kuburan Yang Disepakati dan Diperselisihkan
I. PRAKTIK TABARRUK DI KUBURAN Apa yang Disepakati & Apa yang Diperselisihkan A. PRAKTIK YANG DISEPAKATI (IJMA‘ / HAMPIR IJMA‘) Ini wilayah aman , tidak diperselisihkan oleh ulama Ahlussunnah lintas mazhab. 1. Ziarah kubur untuk mengingat akhirat Dalil: “Dulu aku melarang kalian ziarah kubur, sekarang berziarahlah.” (HR. Muslim) 📌 Tujuan: mengingat kematian melembutkan hati menumbuhkan zuhud ➡️ Ijma‘ ulama . 2. Mendoakan mayit Dalil: “Mintakanlah ampunan untuk saudara kalian…” (HR. Abu Dawud) 📌 Termasuk: doa ampunan doa rahmat doa dilapangkan kubur ➡️ Ijma‘ ulama , bahkan bagian dari hak muslim. 3. Mengucapkan salam kepada ahli kubur Dalil: “Assalāmu ‘alaikum dāra qaumin mu’minīn…” (HR. Muslim) ➡️ Disepakati seluruh mazhab. 4. Berdoa kepada Allah di dekat kuburan (tanpa menghadap kubur) Mayoritas ulama membolehkan berdoa kepada Allah di tempat mana pun, termasuk di pekuburan, selama : doa tidak ditujukan kepada mayit tidak ada keyakinan mistis 📌 Ini yang sering disebut “berdoa ...